IHSG Naik 1,14 Persen Usai Tergelincir Tajam

IHSG Naik 1,14 Persen Usai Tergelincir Tajam

IHSG Naik 1,14 Persen Usai Tergelincir Tajam

Setelah tergelincir tajam, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau. Namun, investor asing masih melakukan aksi jual pada sesi pertama perdagangan saham.

Penutupan sesi pertama, IHSG naik 74,17 poin atau 1,14 persen ke posisi 6.552,71. Indeks saham LQ45 menguat 1,26% ke posisi 1.104,25. Seluruh indeks saham acuan kompak menghijau.

Pada sesi pertama, ISHG berada di level tertinggi 6.582,51 dan terendah 6.525,56, Ada sebanyak 277 saham menghijau sehingga mengangkat IHSG ke zona positif. Akan tetapi, 69 saham melemah dan 90 saham diam ditempat.

Transaksi perdagangan saham mencapai 233.425 kali dengan volume perdagangan 8,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 4,7 triliun. Investor asing melakukan aksi jual Rp 126,35 miliar di seluruh pasar. Nilai tukar rupiah berada di kisaran 13.542 per dolar Amerika Serikat (AS).

Secara sektoral, 10 sektor saham kompak menghijau. Sektor saham perdagangan naik 1,58 persen, dan catatkan penguatan terbesar. Disusul sektor saham konstruksi mendaki 1,51 persen dan sektor saham barang konsumsi menguat 1,34 persen.

Saham-saham yang catatkan top gainers antara lain saham LEAD naik 21,49 persen ke posisi Rp 147, saham IKAI melonjak 9,29 persen ke posisi Rp 200, dan saham PNBS naik 8,54 persen ke posisi Rp 89.

Saham-saham yang catatkan top losers antara lain saham ESTI turun 5,15 persen ke posisi Rp 92, saham SPMA merosot 4,09 persen dan saham BAJA tergelincir 3,98 persen ke posisi Rp 169 per saham.

Bursa saham Asia pun sebagian menguat. Indeks saham Hong Kong Hang Seng naik 0,77 persen, indeks saham Jepang Nikkei menguat 0,48 persen, dan indeks saham Taiwan naik 1,5 persen. Sedangkan indeks saham Korea Selatan Kospi melemah 1,21 persen, indeks saham Shanghai turun 0,82 persen dan indeks saham Singapura susut 0,27 persen.