Cara Investasi Saham Untuk Pemula

Cara Investasi Saham Untuk Pemula yaitu bagaimana kita memahami belajar saham baik investasi, jual beli, maupun online trading untuk pemula. Saham merupakan instrumen finansial yang menandakan keikutsertaan atas kepemilikan modal suatu perusahaan.

Perusahaan yang menawarkan sahamnya ke masyarakat publik adalah jenis perusahaan PT (Perseroan Terbatas) dengan label Tbk (Terbuka). Anda sering melihat perusahaann dengan label Tbk, kan?

Itu artinya perusahaan tersebut telah menawarkan sahamnya kepada masyarakat umum. Perusahaan yang menawarkan saham disebut dengan emiten. Dengan kata lain, jika anda membeli saham emiten, maka posisi anda adalah sebagai investor yang menjadi bagian dari kepemilikan perusaahaan yang anda beli sahamnya.

Dalam proses belajar saham, hal yang selanjutnya anda pahami adalah pasar sekuritas yang memperdagangkan saham tersebut. Istilah saham (stock atau share) mengacu kepada bagian kepemilikan perusahaan, dan pasar saham (stock market) adalah pasar dimana sekuitas tersebut diperdagangkan.

Lalu pertanyannya, dimana saham-saham tersebut diperdagangkan di Indonesia? Jawabannya, tentu saja Bursa Efek. Agar kita lebih memahami seperti apa kinerja pasar saham atau bursa efek atau yang sering kita kenal dengan pasar modal, maka berikut ilustrasi mekanisme kerjanya.
Dalam mengembangkan bisnisnya, perusahaan pasti membutuhkan tambahan modal. Untuk memperoleh tambahan modal tersebut, perusahaan memiliki dua opsi. Opsi pertama dengan meminta pemilik perusahaan memberikan suntikan dana tambahan, dan opsi kedua dengan mengajukan pinjaman modal dari bank.

Namun, opsi pertama tidak dapat dilakukan jika pemilik perusahaan tidak memiliki modal lebih. Opsi yang kedua pun tidak bisa serta merta dilakukan apalagi jika utang perusahaan telah membengkak yang nantinya akan mendatangkan resiko pailit.

Maka opsi alternatif yang perlu dilakukan adalah dengan mencari mitra strategis yaitu perusahaan membagikan kepemilikan atas perusahaannya. Caranya dengan menawarkan saham perusahaan kepada investor melalui penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO).

Disinilah pasar modal atau bursa efek memiliki peranan penting. Yaitu dengan menjadi perantara bagi perusahaan (emiten) yang kekurangan modal dan investor (perorangan atau institusi) yang kelebihan modal.

Lalu apakah hanya perusahaan yang diuntungkan karena mendapatkan tambahan modal? Tentu saja tidak.

Investor juga diuntungkan, karena saat perusahaan tersebut mendapatkan laba tahunan, investor (pemegang saham) akan mendapatkan bagian keuntungan perusahaan yang disebut dengan deviden. Apakah hanya deviden? Tidak juga

Memiliki saham sama saja dengan memiliki barang, karena saham adalah surat berharga (sekuritas). Anda bisa menjualnya di bursa kapan saja, denga melihat apakah ada selisih antara harga saat anda membeli dan menjualnya. Dengan kata lain, ketika anda ingin menjualnya dan saat itu harga jual lebih besar dari harga belinya, maka anda akan mendapatkan keuntungan yang dinamakan capital gain.

Seperti itulah ilustrasi perdagangan saham yang sering kita dengar atau saksikan di berbagai media dan pemberitaan ekonomi. Hal tersebut wajib diketahui untuk pemula bagaimana cara belajar saham, baik untuk investasi maupun jual beli.